Total Tayangan Halaman

Kamis, 19 Desember 2013

Aku dan Biennale #1


Hi ! Guys ! Kalo lo yang ngaku gaul, itu bukan loe yang berada di cafe-cafe. Bukan juga loe yang ada di tempat karoke atau bioskop dan pastinya bukan loe yang berada di angkringan. Plis, yang masih makan indomie pake telor, loe juga ga gaul men ! 
 Loe yang gaul adalah loe yang berada di tempat berbeda.

Oke cukup dengan bahasa gaool (gaul), kita mulai dengan bercerita secara resmi. Tapi buat kamu-kamu yang baca potingan ini, jangan pernah bosan baca sampai akhir ! Karena aku dan biennale sehati *maksud?
jangan banyak tanya, cukup baca, enjoy my blog !

 Aku dan seni. Cukup signifikan pemuda-pemudi zaman sekarang addict (ketagihan) banget sama seni. Seni dianggap sebuah hal yang klise. Padahal jika kita tinjau kembali, esensi seni adalah keindahan yang tak terbayangkan dengan berjuta pesan yang menaklukan hati dan melayangkan pikiran *alay *plis ! Oke, oke, sepertinya seni harus ditanam kembali kepada generasi-generasi bangsa. *caranya?


Oke guys, cara yang paling keren, kece, cetar, membahana, hehe- ya melalui sosialisasi seni. Salah satunya nih sebuah pameran. Guys, Guys, LOE TAU GA SEEEH? *eh , sebuah pameran yang menurutku berbeda dan tentu saja pameran ini benar-benar mengispirasi, membuat daku harus pergi 2 kali kunjungan ke 3 tempat pameran dengan 1 acara yang sama. *sumpah, lebay! . tapi ini nyata guys ! Kalau g apercaya, looking-looking aja fotonya. Ya jangan lihat modelnya --


 Pameran BIENNALE. Yups, yang bakal aku omongin kali ini adalah sebuah pameran dengan tema luar biasa ! Yup, kali ini Biennale mengangkat timur tengah sebagai acuan dalam berkarya. Biennale adalah sebuah pameran yang diadakan secara berkala dan tahun ini, Jogjakarta menyediakan beberapa tempat untuk penyelenggaraan pameran ini. Fantastis sekali, karena secara pribadi, aku baru nemuin pameran yang tersebar di berbagai tempat. Ya, positifnya, itu mendorong semua kalangan untuk datang. Aku akui keren juga sosialisasinya.



Waktu awal masuk ke biennale, niatnya cuma sekedar buat reportase. Ya datang ke tempat dan cari berita. Simple. Tapi karna aku sukanya ngunjungin ke tempat ginian, jadi bener-bener di nikmatin deh ! Dimulai dari biennale cabang TBY (Taman Budaya Yogyakarta), aku udah disuguhi lukisan gede men !  gambarnya hitam putih, dan kalo kamu liat, gambar tersebut emang ngandung unsur timur tengah. Dan itu keren !


Ga henti-hentinya deh ileran sampe masuk ke pameran yang bener-bener keren. Sori banget, aku bukan tipe hiperbola, tapi kalo kamu dateng ke pameran itu, rasanya ada yang berbeda! Aku liat-liat beberapa karya. tapi ada satu hal yang membuat unik ! Pengunjung bisa berperan lho dalam pameran tersebut. *caranya?


Di pameran tersebut ada banyak sekali loker bewarna putih. Mulanya aku bingung, ini ga jelas banget, soalnya barang di dalamnya bermacam-macam. Mulai dari buku lah, kaki kuda, telepon koin, macam-macam deh ! Tapi ada yang menarik. Di pintu loker terdapat kertas-kertas ber-angka dan ber-huruf *bahasa macam apa ini *oh tidaaaak. Dan ternyata kertas itu adalah teka-teki. Jadi di setiap loker erdapat teka-teki yang jawabannya ada di loker lain, jika kita bisa menebak maksud kertasnya. Mungkin cerita ini bakal dibahas di postingan selanjutnya :3 cant wait !


Kenapa aku sebut ini tempat yang berbeda? Ketika orang-orang dengan santainya meminum secangkir teh dan mulai melamun atau memotret gelas *langsung upload ke peth and insto doong, gaul ! mereka melewatkan sesuatu yang menarik. Mungkin mereka tidak tahu terhadap acara ini, tapi kalau mereka tauuu, mereka langsung bayar tehnya, ga pake lama staer motor menuju biennale.


Aku sukaaa banget sama tempat ini. Memang benar sebuah seni pasti ada filosofinya. Pantas saja aku ga akan pergi ke karya lain sebelum memahami suatu karya. Percuma dooong kita keluar, oleh olehnya *just* foto buat upload. (termasuk aku sih hehehe). Kamu harus mendapat oleh-oleh dari sebuah pameran, yaitu sebuah kesan ! Kesan itu bakal nempel terus di memori, ga ada salahnya kan buat simpen di ingatan?


Dear, karya karya ajaib *aku photooo sama teko ajaib men !* whihihii. Aku tuh dari TBY langsung pindah lokasi ke museum nasional. Demi siapaaa? demi kamu biennale :') *apa iniiiiii? hehehhe. Hahahha bener-bener pameran yang fantastis. Mungkin aku salah satu pengunjung yang jadi pusat perhatian gara-gara aku bawa selembar kertas teka teki dari setiap loker. Ya pantes ajalah lokernya buaanya banget (nomor teka tekinya ada yang ratusan lhoo). Nanti deh aku posting lagi. Dan satu-satunya yang ngambil sesuka hati postcard eh bukan deh, tapi mirip-mirp gitu, gara-gara ada tulisan "Silahkan ambil, ini gratis!" muhehehehhee


Salam buat biennale. Aku dan kamu sehati :") semoga acara berikutnya aku bisa nempelin karyaku. oh ya biennale, aku beli buku panduan dualimaribumu lho, jadi biennale ga usah khawatir aku bakal lupa sama pameran ini. Apalagi karyanya, boleh dong gratisan :D (asal jangan karya tapal kaki kuda) --v Byee ! Sampai jumpa di postingan selanjutnya !!! @arinilhaq

(artikel ini diikutsrtakan dalam lomba BJ bloghopping)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar