Total Tayangan Laman

Minggu, 15 Juni 2014

Gelandang Sastra #3

Apa jadinya jika apa yang kita pernah gambarkan di sebuah kertas kosong ternyata menjadi kenyataan? Ya, pasti rasanya seperti gambar yang kita buat adalah kenyataan..
....
Halooo bloggers, kabar baik nih. Ica habis jadi gelandang sastra lagi ! Yeay, tujuan kai ini adalah ke ArtJog 2014 !
Dengan mengusung tema Legacy of Power, ArtJorg memperkenalkan karya karya yang spektakuler. Terlihat dari pintu utama Taman Budaya Yogyakarta. Pintu yang setiap perheletan acara menjadi titik untuk kesan pertam para pengunjung. Kita bisa melihat karya boneka goni berukuran 2 meter lebih membentuk kabinet dengan Istana negara dibelakangnya.
Untuk penikmat seni, perhatikan setiap detailnya! Seni memiliki kekayaan estetika, yag tentu saja memiliku pesan disetiap detailnya.
Buat temen-temen sebelum tanggal 20 juni nih, buruan ke ArtJog. Tahun ini, pameran ini memiliki perbedaan dibanding tahun sebelumnya. Selain dari karya yang cukup atraktif, tema ini sangat sesuai sekali dengan keadaan Indonesia terhadap kekuatan politik. Maka dai itu, tidak mengeherankan juga pengunjung membeledak hingga tahun ini ArtJog benar benar ramai pengunjung.
Sebagai penikmat seni, jangan sampai anda menyentuh secuil apapun jika anda orang yang penuh integritas dengan menghargai karya anak bangsa.
Asli deh keren banget, pantes aja kalau seleksi untuk memajangkan karya di pameran ArtJog ini terbilang ketat. Dan hasilnya eng ing eng perfecto !!!
Well, sebelum perjalan ke ArtJog, Ica liat teater monolog dulu nih di salah satu kampus Yogyakarta. Ica dan sahabat pergi kesana deh. Asik banget nonton monolog dengan tantangan yang Ica buat. Jadi kami berlagak seperti juri, menilai apa yang kurang dari para penampil.
Walhasil sebuah monolog bukan hanya anda bercerita asyik sendirian di atas panggung atau bahkan menanggung hapalan naskah sendirian, bermain monolog adalah bagaimana cara anda mengatur emosi  hingga anda benar benar terbawa ke dalam sebuah naskah. Hasilnya? Anda benar benar akan menikmatinya dengan mimik muka, dialog dan gestur tubuh yang sesuai dengan cerita serta tentu saja memainkan dengan sepenuh hati.
Hahaha karena waktu yang sangat mepet, akhirnya Ica mutusin buat langsung ke ArtJog. Hari itu beneran jadi gelandang deh, berjalan menuju dunia seni dan sastra dengan sekotak teh. Makasih kapten, perjalan Ica bersambung.
Daaaan
Hari itu juga Ica berkesempatan untuk wawancara di salah satu cafe untuk mini riset. Alhamdulillah Ica, fauzia, andreza (satu grup) bertemu ownernya sekaligus mnajernya. Ica mewawancarai mereka dengan gaya andalan, tidak tegang, santai saja seperti mereka adalah teman! Walaupun kalo segi umur sih krjauhan hahahaaha. Sampai saat sudah tahu tujuan terpenuhi, barulah tutup buku untuk mini riset ini. Ya , ini satra juga lho, tapi sastra ilmiah hehehehe
Itu dulu yaaa sepenggal kisah gak penting hehehe, baba ! Tunggu kelanjutannya. Keep Moving Forward
Makasih buat hari itu tanggal 14 Juni 2014. Mengesankan !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar