Total Tayangan Halaman

Jumat, 18 Juli 2014

Ramadhan III Special Edition Froghouse

Yeay, maaf maaf aja nih yaa kalau Ica posting ga sesuai urutan tanggal Ramdhan. Karena Ica baru selesai UAS, makanya nih Ica mulai ngepost tulisan-tulisan dalam bentuk draft. ^^ Selamat membaca, keep in touch !
.....
FrogHouse in Bantul, Yogyakarta @arinilhaq
Baiklah. Pertama kami berangkat dengan gaya power ranger alias gado-gado banget. Belum lagi karena ada project buka bersama, SO, kita bawa alat-alat masak untuk memasak pastinya.
ups, Ica belum kasih tau ya tujuannya dimana. Oke Kami akan pergi ke FrogHouse sebuah tempat di daerah Bantul yang memilki keunikan dan sangat istimewa.
Namaku Nafisah Arinilhaq dan dipanggil Ica yang benar-benar menyukai hal-hal bebrbau vintage, seni dan sastra. Saat motor berhenti tepat didepan rawa dengan pohon beringin berakar yang menjuntai, Ica sudah tahu bahwa tempat ini memang istimewa.
Assalamualaikum wr wb.... 
Disana ada pemilik, pencetus sekaligus pengelola FrogHouse ini bernama Bagong and friends. Saat pertama kesana kami benar-benar disambut ramah. Padahal ku pikir setelan mereka anak band yang mungkin akan sedikit semu dengan anak-anak culun seperti kami hehehe. Tapi mereka berbeda. Dari mata mereka, Ica juga tahu banyak sekali pengalaman yang mereka tempuh.
Oke Well, Froghouse in Yogyakarta adalah sebuah tempat yang sangat unik. Diamana awal mulanya berdiri froghouse memang untuk membuat sesuatu yang berbeda. Rumah ini di desain dengan ruangan yang terpisah sekaligus memakai banhan-bahan tradisional. Namun, jangan salah lho ! Isinya bis akubilang keren sekali ! Banyak buku internasional dan seni disni. Wah... wahh... jadi pengen lihat lebih lanjut deh.
FrogHouse dinamai seperti itu karena memang dahulu tempat ini penuh dengan kodok. Makanya untuk mendatangkan suasana alam, dalam rumah ini ada sebuah kolam yang diatasnya terdapat kayu untuk panggung serta ppohon-pohon yang menjadi atap kolam tersebut. Dan kalau kalian mau tahu, pohon itu memiliki lampu-lampu indah jika senja tiba lampu itu benar-benar membuat tema yang romantis sekali. OO.. kalian baru saja sampai di awal-awal.
Ketika Ica memasuki lebih dalam terdapat ruangan terbuka dan berbau vintage. Jelas sekali begitu banyak imajinasi yang terlintas.Gua harus punya kamer kayak gini !. Asli deh, begitu banyak kaset kaset jaman dahulu, buku-buku, foto dan lain sebagainnya. Disana juga memang sangat klasik sekali. Kami disuguhkan lagu golden Romantic Album. Siapa yang tidak terhanyut dengan froghouse ini?
Oke, kami sudah melihat-lihat, sekarang saatnya hunting bareng di Bantul ! Yeaaaahhhh.....
Kami berjalan menelusuri indahnya Bantul. Kalian tahu? Bantul ini memiliki sentra kerajian dengan perkembangan luar biasa. Mulai dari olahan tanah liat, kayu dan lain sebagainya. Namun karena kondisi yang begitu panas, kami terlalu lelah untuk berjalan. So, keajaiban pun datang. Kami mendengar lagu kereta yang sering kalian temukan dalam pameran di desa desa. Tanpa piikir panjang, kami langsung mencegat kereta itu.
"Potong bebek angsa... masak dikuali.. " Kami terus bernyanyi sepanjang jalan hingga kembali lagi ke FrogHouse. Tawa kami terpecahkan. Begitu terasa kebersamaan dan kekuatan dari sebuah pertemanan. Lebih dari sekedar organisasi. Thanks Ekonomika.
Nah, saat waktu untuk memasak tiba, Ica dan kawan kawan kembali ke FrogHouse untuk menyiapkan buka puasa. Namun, eiiiittsss, kami bertemu orang asing atau yang kalian sebut Bule gaul. Ga yakin sih dia gaul, dari style nya benar-benar terlihat santai. hehe. Saat kami berkenal. AMAZING ! kamu pasti gak akan nyangka bahwa orang yang kami temui adalah yang emnjelajah dunia menggunakan sepeda ! WOW! Pikiran ica sih sebenernya cuma satu, ini orang masuk on the spot ga yah?
Namanya Florian asal Jerman. Ya dia benar-benar penyemangat bagi kami. Ia berkata bahwa ketika orang lain men-judge mu kalau menjelajah dunia dengan sepeda adalah tidak mungkin, ia membuktikan itu. Sebagai seorang free man, ia benar-benar menikmati perjalanan dari negara satu dan negara lainnya. Salah satu temanku bertanya apa yang ia sukai dari Indonesia? Hanya satu jawanban paling umum dari bule-bule "They're Friendly".
Akhirnya kami memasak hingga tiba waktu buka. Ini adalah moment langka bagi Ica. Karena sehabis kami berbuka dibawah lampu-lampu yang terpijar romantis, Ica dan teman Ica membawakan acara untuk memperkenalkan FrogHouse secara mendalam. Dalam tuturan kata mas Bagong, semua dari kami terpaku untuk menyimak apa yang menjadi keistimewaan FrogHouse. Tiba-tiba saja Ica ditanya begitu, jelas Ica jawab bahwa FrogHouse ini memang rumah inspirasi bagi saya. Karena seni dan sastra melebur jadi satu. Dan bukan hanya sekedar keindahan interior, orang-orang yang ada di dalam FrogHouse ini adalah orang0-orang yang produktif. That's All, but I'm not sure it will be the end.
Baiklah, ini saja perjalanan ramadhan Ica, lainnya menyusul yaah :0
Mau tau karyaku? follow Insta Ica yah : arinilhaqnafs

Tidak ada komentar:

Posting Komentar